Sabtu, 09 Oktober 2010

Tugas Pengantar Bisnis Ke-2

Diposting oleh putri marchela di 22.58
BAB 2
LINGKUNGAN PERUSAHAAN
Pengaruh Lingkungan Terhadap Perusahaan
Kondisi bisnis perusahaan banyak berpengaruh pada kehidupan kita. Perusahaan-perusahaan memiliki tanggung jawab pada kehidupan dan kesejahteraan manusia. Penentuan seberapa jauh perusahaan harus mengarah pada tujuan sosial yang mungkin bertentangan dengan tujuan ekonomi tentu menimbulkan dilema.
Istilah tanggung jawab sosial menunjukkan pertimbangan manajemen tentang berbagai pengaruh sosial disamping juga pengaruh ekonomi dari keputusan-keputusannya. Dimana tanggung jawab tersebut mencakup hal-hal seperti bidang kesehatan, informasi konsumen, praktek tanpa diskriminasidan pemeliharaan lingkungan fisik.
Pengertian Lingkungan Perusahaan
Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termasuk aspek-aspek ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi/fisik dan sebagainya.
Perusahaan dalam masyarakat yang pluralistik
Masyarakat pluralistik adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Dalam hal ini pluralisme mencerminkan usaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi.
Kesan Negatif Tentang Perusahaan
Banyak masalah yang menciptakan kesan negatif tentang perusahaan, antara lain menyangkut penyelewengan pajak, penyelundupan barang, dan lain-lain.
Kritik terhadap perusahaan tidak hanya terbatas pada pertimbangan ekonomi, moral, etik, dan politik saja, tetapi juga menyangkut lingkungan fisik.
Usaha-usaha untuk Memperbaiki Kesan Negatif
Untuk memperbaiki adanya kesan negatif terhadap perusahaan, tentunya perusahaan harus tidak menciptakan masalah-masalah negatif, serta perlu melaksanakan kegiatan humas yang efektif. Kegiatan humas yang baik harus dapat menciptakan komunikasi dua arah yang serasi antara perusahaan dengan pemerintah dan masyarakat.

Lingkungan Fisik, Energi, dan Konservasi
Dari masalah-masalah ekonomi dan sosial, salah satu masalah yang sulit diatasi dan memerlukan biaya besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik.
Ekologi
Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan lingkungannya. Kualitas lingkungan yang semakin menurun, disebabkan oleh kombinasi dari tiga faktor :
1. Semakin meningkatnya konsentrasi penduduk.
2. Perkembangan teknologi baru.
3. Semakin meningkatnya kemakmuran ekonomi.
Macam-macam Polusi
Polusi merupakan pengrusakan lingkungan alam dimana kita hidup dan bekerja. Masing-masing jenis polusi berikut menjadi ancaman bagi lingkungan yang sehat.
Pencemaran udara
Polusi udara ini menimbulkan dampak negatif yang biasanya dikaitkan dengan penyakit jantung dan pernapasan.
Pencemaran air
Banyak kasus pencemaran air di Indonesia yang berasal dari berbagai macam sumber, seperti lingkungan industri, permukiman, dan lingkungan pertanian.
Pencemaran sampah awet

Energi dan Konservasi
Di indonesia sumber energi minyak bumi sudah lama digunakan disamping batu bara dan air. Kemudian muncul penggunaan gas alam, dan akhir-akhir ini sudah mulai dikembangkan penggunaan sumber energi matahari.
Sumber energi matahari dapat memberikan prospek penggunaan yang baik di masa depan, dengan biaya murah dan bebas polusi.

Lingkungan Perekonomian dan Perpajakan
Alasan-alasan bagi Meningkatnya Pengeluaran Pemerintah
Alasan-alasan bagi pemerintah untuk menaikkan pajak adalah membiayai pengeluaran yang semakin meningkat.
Adanya pertambahan penduduk membuat pengeluaran Pemerintah lebih besar. Untuk itu Pemerintah perlu untuk memungut pajak pada masyarakat. Masalah kesehatan, pendidikan, dan transportasi, perlu juga mendapatkan perhatian Pemerintah.
Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah
Apabila pengeluaran pemerintah lebih besar dari penghasilannya maka akan terjadi defisit. Untuk menutup defisit ini dapat dilakukan dengan peminjaman uang kepada bank-bank. Jumlah uang yang dipinjam dengan cara ini disebut utang negara.
Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh pemerintah, antara lain :
a. Pajak Tidak Langsung
Pajak tidak langsung dapat dikenakan atas barang-barang yang dibayar oleh importir, produsen dan pedagang besar. Besar pajak ini ditambah pada harga barang tersebut saat dijual kepada masyarakat. Pajak tersebut dinamakan pajak penjualan (PPn).
Yang termasuk pajak tidak langsung adalah pajak penjualan impor, cukai, bea masuk, pajak ekspor, dan sebagainya.
b. Pajak Langsung
Pajak kekayaan termasuk pajak langsung karena langsung dikenakan pada pembayar pajak. Macam pajak langsung yang lain adalah pajak pendapatan (PPd), pajak perseroan (PPs), dan pajak dividen.
Secara keseluruhan penerimaan Pemerintah dapat diperoleh dari :
- Penerimaan dalam negeri, meliputi : pajak langsung, pajak tidak langsung, penerimaan minyak, dan penerimaan bukan pajak.
- Penerimaan pembangunan, meliputi : bantuan program dan bantuan proyek.
Sedangkan pengeluaran Pemerintah dapat dikelompokkan kedalam :
- Pengeluaran rutin, antara lain berupa : belanja pegawai, belanja barang, subsidi daerah otonom, bunga dan cicilan serta pengeluaran lain.
- Pengeluaran pembangunan
Pembiayaan pembangunan antara lain meliputi sektor-sektor pertanian dan pengairan, industri dan pertambangan, tenaga listrik, perhubungan dan pariwisata, pendidikan dan kebudayaan, agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME, dan pertahanan dan keamanan serta aparatur negara.
Lingkungan Hukum
Kebiasaan, tradisi, peraturan, konstitusi dan keputusan suatu lembaga merupakan sumber dari sistem hukum yang berlaku. Kegiatan perusahaan berada di dalam suatu kerangka hukum, sehingga faktor hukum ini mempengaruhi keputusan-keputusan serta transaksi-transaksi dalam perusahaan.
Hukum yang ada di Indonesia dapat dikelompokkan kedalam :
a. Hukum Publik
Hukum publik ini mengatur masalah-masalah yang menyangkut kepentingan dan keamanan umum. Yang termasuk sebagai hukum publik antara lain : hukum tatanegara, hukum tatausaha, dan hukum pidana.
b. Hukum Privat
Hukum privat merupaka hukum yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan tentang kepentingan seseorang dan kelompok-kelompok dalam masyarakat. Yang termasuk ke dalam hukum privat adalah : hukum perdata dan hukum dagang.

Lingkungan Pemerintah
Pemerintah telah banyak membantu kegiatan usaha dalam berbagai bentuk, antara lain perlindungan terhadap kekayaan dan hak paten, serta pengadaan kontrak-kontrak.
Perhatian Pemerintah terhadap Kegiatan Usaha
a. Bantuan di Bidang Transportasi
Hampir disetiap sektor pengangkutan, Pemerintah banyak memegang peranan. Misalnya pada sektor perkereta-apian Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) sepunuhnya diatur oleh pemerintah, sektor lain seperti angkutan udara, darat dan laut juga tidak lepas dari perhatian Pemerintah.
b. Bantuan kepada Perusahaan-perusahaan kecil
Dapat digolongkan mejadi tiga golongan, yaitu :
- Bantuan Finansial.
- Bantuan Pemberian Kontrak.
- Bantuan Teknik dan Manajemen.
c. Bantuan di Bidang Komunikasi
Bidang komunikasi meliputi kegiatan siaran radio, televisi, dan sebagainya hampir seluruhnya dikuasai dan diatur oleh pemerintah.
Lingkungan Internasional
Lingkungan internasional merupakan suatu konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian dunia. Keadaan perekonomian nasional menjaid saling terpengaruh dan saling tergantung pada masalah-masalah internasional.
Neraca Pembayaran Nasional
Keadaan perekonomian Internasional beberapa negara ditunjukkan dalam neraca pembayaran. Suatu konsep penting yang berhubungan dengan neraca pembayaran adalah neraca perdagangan.
Perusahaan-perusahaan Multinasional (Multinational Coorporation)
Perusahaan mulitinasional kebanyakan berasala dai negara Eropa, Amerika, dan Jepang. Pasar yang dikuasainya meliputi beberapa negara selain negaranya.
Kegiatan-kegiatan Multinasional
Perusahaan multinasional bertujuan untuk memasarkan barang hasil produksinya tidak hanya ke satu negara saja, tetapi juga negara lain. Lalu mendirikan perusahaan perakitan di negara kedua untuk melayani kebutuhan negara ketiga. Adanya perusahaan multinasional dapat membantu memperbaiki kondisi perekonomian dari satu negara ke negara lain.
Ciri-ciri Perusahaan Multinasional
PBb dalam laporan tahunan 1973 mendefinisikan Perusahaan Multinasional sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha pegolahan/manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikitnya dua negara.
Kebaikan dan Keburukan Perusahaan Multinasional
a. Kebaikan Perusahaan Multinasional
- Menambah devisa negara melalui penanaman modal di bidang ekspor.
- Memodernisir industri.
- Ikut mendukung pembangunan nasional.
- Menambah kesempatan kerja dengan membuka lapangan kerja baru, dan lain-lain.
b. Keburukan Perusahaan Multinasional
- Dapat mempengaruhi kekuasaan ekonomi negara.
- Mencari keuntungan yang sebesar-besarnya dengan memperbesar modal. Setelah itu baru memproduksi barang sebagai tujuan sekundernya.
- Keuntungan akan dialihkan ke luar negeri kepada pemegang sahamnya.
- Penyusutan/depresiasi, sering digunakan untuk menyembunyikan keuntungan agar tidak terkena pajak, dan lain-lain.
Lembaga-lembaga yang Membantu Perdagangan Internasional
Untuk menjual barang ke luar negeri atau mengimpor barang dari luar negeri, sering diperlukan lembaga-lembaga perantara (middleman) untuk memudahkannya, yang dibedakan menjadi empat golongan :
a. Export and Import Commission House
Export Commission House menerima pesanan dari pembeli di luar negeri, dan menyelesaikan masalah pengeksporan, dan menerima komisi. Import Commission House melakukan hal serupa bagi pembeli di dalam negeri.
b. Merchant Exporters and Importers
Merchant Exporters and Importers memperoleh penghasilan dari hasil keuntungan dalam perdagangan, jadi bukannya komisi
c. Manufacturer’s Export Agents
Bertindak sebagi departemen ekspor dari sebuah atau sekelompok perusahaan. Perusahaan tersebut menjual jenis barang tertentu ke luar negeri dengan memberi sebuah komisi.
d. Export and Import Brokers
Makelar (broker) dalam kegiatan ekspor – impor berusaha mempertemukan pembeli dan penjual bersama-sama. Atas jerih payahnya, mereka akan mendapat komisi.
Perkembangan Impor dan Ekspor Indonesia
Barang yang diekspor digolongkan menjadi dua, yakni barang selain migas dan migas.
Barang yang termasuk kategori bukan minyak, dikelompokkan lagi menjadi :
a. Golongan barang utama : kayu, karet, minyak, timah, kopi, tembakau, dan lain-lain.
b. Golongan barang lain : hewan beserta hasilnya, lada, kopra, bahan makanan, barang tambang dan lain-lain.
Impor yang dilakukan oleh Indonesia meliputi tiga macam golongan, yakni :
a. Barang konsumsi, antara lain : beras, tepung terigu, tekstil, dan sebagainya.
b. Bahan baku dan penolong : cengkeh, bahan kimia, bahan cat, pupuk dan lain-lain.
c. Barang modal, antara lain : mesin-mesin, generator listrik, alat telekomunikasi dan lain sebagainya.

0 komentar:

Posting Komentar

 

princessputri's blog Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea